1 Tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari ( < ) Sampai seterusnya! 2. Tabel distribusi frekuensi kumulatif lebih dari ( > ) Sampai seterusnya! Perhatikan tabel distribusi berikut ini! Buatlah tabel frekuensi relatif! Diketahui jumlah frekuansinya adalah 56. Tableof Contents. Top 1: Soal Kuartil bawah dari tabel distribusi frekuensi berikut adalah Skor Top 2: nilai frrkuensi 30-39 1 40-49 3 50-59 11 60-69 21 70-79 43 80-89 - Brainly. Top 3: kuartil bawah dari data pada tabel tersebut adalah - Brainly.co.id. Top 4: Kuartil bawah dari tabel distribusi frekuensi beri - Roboguru. Ohiya untuk membuat grafik ojif seperti ini hanya dibutuhkan dua kolom yaitu kolom interval frekuensi pada nilai tertinggi untuk sumbu X dan kolom frekuensi kumulatif relatif untuk sumbu Y. Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Statistik di Microsoft Excel Email ThisBlogThisShare to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Dalam artikel ini kita akan membahas tentang cara mencari nilai Bacajuga: Cara Membuat Ogive Di Excel. Baca juga: Cara Membuat Ogive Dari Tabel Distribusi Frekuensi. Pengertian Poligon Frekuensi. Poligon memiliki makna dari kata poly yang berarti banyak dan gone berarti titik. Umumnya, poligon digunakan untuk pengolahan data frekuensi data kelompok dan titik tengah dari data kelompok. Videotentang cara membuat tabel distribusi frekuensi kumulatif dan relatif. Disini kita juga membahas tentang distribusi frekuensi kumulatif kurang dari dan Langkahlangkah dalam membuat Numerical Frekuensi Distribusi sebagal berikut : 1. Mengumpulkan data yang diperlukan sesuai keinginan jumlah sampel yang sudah ditentukan, misalnya setelah diadakan pertanyaan yang diperoleh data mentah seperti di bawah ini. Tabel1, dinamakan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Data Tunggal, sebab data yang disajikan dalam tabel ini berbentuk data yang tidak dikelompok-kelompokkan. .307,62 x100 = 108,108 − Metode rasio terhadap rata-rata bergerak Adalah metode yg dilakukan dgn cara membuat rata-rata bergerak selama pereiode tertentu. Rumus : Indeks Musim Jikamasih dalam bentuk data acak ubah terlebih dahulu dengan membaca caranya pada Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Berkelompok. Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari Langkah pertama: Siapkan terlebih dahulu data acak yang sudah berbentuk tabel distribusi frekuensi untuk dapat dicari nilai kumulatifnya. Adapunlangkah-langkah cara membuat tabel distribusi frekuensi dan analisis statistik deskriptif dengan program SPSS adalah sebagai berikut. Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi dan Analisis Statistik Deskriptif dengan SPSS 1. Buka program SPSS, selanjutnya klik Variable View, pada bagian ini kita diminta untuk mengisi properti variabel. Adapun pengisian properti variabel tersebut dapat mengikuti ketentuan berikut ini. 4853 65 58 61 55 62 61 48. Contoh soal tabel distribusi frekuensi nomor 1. Pembahasan / penyelesaian soal. Cara membuat tabel distribusi frekuensi sebagai berikut: → Jangkauan = data terbesar - data terkecil = 76 - 42 = 34. → banyak kelas k = 1 + 3,3 log N = 1 + 3,3 log 34 = 1 + 3,3 . 1,53 = 6,05 = 6. → Panjang interval kelas =. MXZUsZ. Distribusi frekuensi adalah susunan data yang telah dikelompokkan menurut kategori tertentu dalam sebuah tabel yang disertai dengan frekuensi yang sesuai. Tujuannya untuk mengatur data mentah belum dikelompokkan kedalam bentuk yang lebih rapi tanpa mengurangi inti informasi yang ada. Macam Distribusi Frekuensi Distribusi frekuensi terdiri dari dua yaitu Distribusi Frekuensi Kualitatif/Kategori Distribusi Frekuensi kualitatif adalah istribusi frekuensi pengelompokkan datanya disusun dalam bentuk kata-kata. Distribusi Frekuensi Kuantitatif/Numerik Distribusi frekuensi kuantitatif merupakan distribusi frekuensi pengelompokkan datanya disusun berdasarkan angka. Penerapannya berupa tabel distribusi data kelompok dan tabel distribusi data tunggal. Tabel Distribusi Frekuensi Tabel distribusi frekuensi adalah alat penyajian data statistika yang berbentuk kolom dan baris yang didalamya terdapat susunan data yang telah dikelompokkan menurut kategori tertentu. Macam-macam tabel distribusi frekuensi Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok Tabel Distribusi Frekuensi Relatif Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Tabel distribusi frekuensi data tunggal adalah jenis tabel distribusi frekuensi yang di dalamnya disajikan anggka-angka yang tidak dikelompokkan. Contoh Nilai Ujian Matematika 45 orang Mahasiswa adalah sebagai berikut \[100, 80, 90, 90, 90, 80, 80, 90, 90, 100,\\ 100, 90, 80, 70, 60, 80, 90, 60, 60, 70,\\ 90, 90, 70, 80, 90, 90, 90, 80, 80, 80,\\ 70, 70, 90, 90, 60, 90, 80, 70, 90, 90,\\ 80, 80, 80, 80, 70\] Berikut ini adalah langka-langkah membuat tabel distribusi frekuensi data tunggal. Urutkan data dari nilai terbesar ke terkecil. \[60, 60, 60, 70, 70, 70, 70, 70, 70, 70,\\ 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80,\\ 80, 80, 80, 80, 80, 90, 90, 90, 90, 90,\\ 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90,\\ 90, 90, 90, 100, 100, 100\] Buat kategori dalam satu kolom kemudian hitung angka-angka disetiap kategori dalam bentuk Tally Tabel. Nilai Tally Frekuensi 60 \\ 3 70 \\cancel{}\;\ 7 80 \\cancel{}\;\cancel{}\;\cancel{}\ 15 90 \\cancel{}\;\cancel{}\;\cancel{}\;\ 17 100 \\ 3 Membuat tabel distribusi frekuensi dengan cara memindahkan hasil langkah ke-2 pada tally tabel dan beserta frekuensinya. Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Nilai Frekuensi 60 3 70 7 80 15 90 17 100 3 Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok adalah jenis tabel distribusi frekuensi yang di dalamnya disajikan data berupa angka-angka yang dikelompokkan. Contoh Data Berat Badan Kg 50 Mahasiswa Statistika \[75, 52, 67, 55, 53, 58, 59, 58, 43, 45\\ 48, 50, 44, 60, 55, 48, 50, 65, 48, 52\\ 54, 56, 65, 58, 43, 43, 60, 51, 55, 53\\ 55, 61, 63, 70, 71, 49, 51, 62, 63, 64\\ 65, 54, 52, 49, 50, 51, 63, 66, 67, 71\] Berikut ini adalah langka-langkah membuat tabel distribusi frekuensi data kelompok. Tentukan nilai terendah dan tertinggi dari data yang sudah diurutkan sebelumnya. Pada contoh data diatas, didapatkan nilai tertinggi dan terendah sebagai berikut Nilai Tertinggi = 75 Nilai Terendah = 43 Menghitung range rentang atau jangkauan. Rumus range \R\ sebagai berikut \[R = \text{Nilai terbesar} - \text{Nilai terkecil}\] Pada contoh diatas didapat nilai range sebagai berikut \[\begin{aligned}R &= 75 - 43\\ &= 32\end{aligned}\] Menghitung jumlah kelas Jumlah kelas \k\ dalam tabel distribusi frekuensi yaitu banyak baris/kelas data yang telah dikelompokkan, jika pada datanya ada 5 kelas data maka dalam tabel ada 5 kelas kelompok data. Jumlah kelas \k\ dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut \[k = 1 + 3\text{,}3 \log n\] dimana \n\ adalah banyaknya data. Pada contoh diperoleh \[\begin{aligned}k &= 1 + 3\text{,}3 \log {50}\\ &= 6\text{,}61\\ &\approx 7\end{aligned}\] Maka Jumlah kelas yang dapat dibuat adalah minimal 7 kelas atau 7 baris. Menghitung panjang kelas/lebar kelas/Interval Kelas \I\ dengan rumus sebagai berikut. \[\begin{aligned}I &= \frac{R}{k}\\ &= \frac{32}{7}\\ &= 4\text{,}57\\ &\approx 5\end{aligned}\] Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas pertama. Untuk data diatas nilai batas bawah adalah 41. Membuat tabel distribusi frekuensi dengan mengisi kolom interval dan kolom frekuensi setiap interval kelas. Berat Badan Kg Frekuensi 41 - 45 5 46 - 50 8 51 - 55 14 56 - 60 7 61 - 65 9 66 - 70 4 71 - 75 3 \\sum f_i\ 50 Tabel Distribusi Frekuensi Relatif Tabel distribusi frekuensi relatif merupakan tabel distribusi frekuensi yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Dapat diperoleh dengan rumus berikut. Frekuensi relatif kelas interval ke-\i\ adalah \[f_{ri} = \frac{f_i}{\sum f_i} \times 100 \%\] Langkah-langkah membuat Tabel Distribusi Frekuensi Relatif sebagai berikut Buat Tabel Distribusi Data Kelompok seperti tabel diatas. Hitung persentase frekuensi masing-masing kelas atau frekuensi relatifnya. Pada data berat badan Kg 50 Mahasiswa Statistika diatas diperoleh sebagai berikut \[\begin{aligned} f_{r1} &= \frac{5}{50} \times 100 \% = 10 \% \\ f_{r2} &= \frac{8}{50} \times 100 \% = 16 \% \\ f_{r3} &= \frac{14}{50} \times 100 \% = 28 \% \\ f_{r4} &= \frac{7}{50} \times 100 \% = 14 \% \\ f_{r5} &= \frac{9}{50} \times 100 \% = 18 \% \\ f_{r6} &= \frac{4}{50} \times 100 \% = 8 \% \\ f_{r7} &= \frac{3}{50} \times 100 \% = 6 \% \\ \end{aligned}\] Buat tabel distribusi frekuensi relatif dengan memindahkan hasil pada langkah ke-2 untuk nilai frekuensi relatifnya. Berat Badan Kg Frekuensi Frekuensi Relatif 41 - 45 5 10% 46 - 50 8 16% 51 - 55 14 28% 56 - 60 7 14% 61 - 65 9 18% 66 - 70 4 8% 71 - 75 3 6% \\sum f_i\ 50 100% Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Frekuensi kumulatif dari suatu tabel adalah frekuensi yang dapat menunjukkan jumlah frekuensi yang terletak diatas / dibawah suatu nilai tertentu dalam satu interval kelas. Tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah frekuensi tiap kelasnya disusun berdasarkan frekuensi kumulatif. Langkah-langkah membuat tabel distribusi kumulatif sebagai berikut Buat tabel distribusi frekuensi data kelompok. Kelas Interval Frekuensi 41 - 45 5 46 - 50 8 51 - 55 14 56 - 60 7 61 - 65 9 66 - 70 4 71 - 75 3 Tentukan nilai tengah dari interval kelas dari kelas pertama sampai kelas ke-7. Kelas Interval Nilai Tengah Frekuensi 41 - 45 42,5 5 46 - 50 47,5 8 51 - 55 52,5 14 56 - 60 57,5 7 61 - 65 62,5 9 66 - 70 67,5 4 71 - 75 72,5 3 Tentukan batas kelas. Batas kelas ada dua yaitu batas kelas atas dan batas kelas bawah. Cara menentukannya untuk batas kelas bawah dikurangi 0,5 , untuk batas kelas atas ditambah 0,5. Contoh Kelas Interval Batas Kelas Nilai Tengah 41 - 45 40,5 - 45,5 42,5 46 - 50 45,5 - 50,5 47,5 51 - 55 50,5 - 55,5 52,5 56 - 60 55,5 - 60,5 57,5 61 - 65 60,5 - 65,5 62,5 66 - 70 65,5 - 70,5 67,5 71 - 75 70,5 - 75,5 72,5 Tentukan frekuensi kumulatif untuk baris pertama sama dengan nilai frekuensi baris pertama, sedangkan untuk baris kedua penjumlahan dari nilai frekuensi kumulatif baris pertama dengan baris kedua pada nilai frekuensi, untuk baris ketiga penjumlahan dari baris kedua frekuensi kumulatif dengan baris ketiga nilai frekuensi dan seterusnya. Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif \F_k\ 41 - 45 5 5 46 - 50 8 13 51 - 55 14 27 56 - 60 7 34 61 - 65 9 43 66 - 70 4 47 71 - 75 3 50 Selanjutnya buat tabel distribusi frekuensi kumulatif sebagai berikut Dalam penyajian tabel distribusi kumulatif dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu Untuk frekuensi kurang dari \F_k \leq\ sama dengan nilai tepi atas kelas Untuk frekuensi kurang dari \F_k \geq\ sama dengan nilai tepi bawah kelas Berikut contoh penyajian tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari \F_k \leq\ dan lebih dari \F_k \geq\ penjabaran dari tabel sebelumnya. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari dan Kurang Dari Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif \F_k \leq\ Frekuensi Kumulatif \F_k \geq\ 41 - 45 5 5 50 46 - 50 8 13 45 51 - 55 14 27 37 56 - 60 7 34 23 61 - 65 9 43 16 66 - 70 4 47 7 71 - 75 3 50 3 Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif Tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif adalah gabungan dari distribusi frekuensi relatif dan kumulatif yang mana nilai frekuensi kumulatif diubah menjadi frekuensi relatif. Contoh penerapan Tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif sebagai berikut. Langkah-langkah pengerjaannya gabungan dari frekuensi kumulatif dan frekuensi relatif. Pada frekuensi relatif-kumulatif nilai frekuensi kumulatif dibagi dengan jumlah frekuensi lalu dikalikan 100%. Sehingga diperoleh tabel sebagai berikut \[\begin{aligned} F_{rk1} &= \frac{5}{50} \times 100 \% = 10 \% \\ F_{rk2} &= \frac{13}{50} \times 100 \% = 26 \% \\ F_{rk3} &= \frac{27}{50} \times 100 \% = 54 \% \\ F_{rk4} &= \frac{34}{50} \times 100 \% = 68 \% \\ F_{rk5} &= \frac{43}{50} \times 100 \% = 86 \% \\ F_{rk6} &= \frac{47}{50} \times 100 \% = 94 \% \\ F_{rk7} &= \frac{50}{50} \times 100 \% = 100 \% \\ \end{aligned}\] Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif\F_k \leq\ Frekuensi Relatif Kumulatif\F_{rk} \leq\ 41 - 45 5 5 10% 46 - 50 8 13 26% 51 - 55 14 27 54% 56 - 60 7 34 68% 61 - 65 9 43 86% 66 - 70 4 47 94% 71 - 75 3 50 100% Di kelas 9 SMP/MTs kalian sudah mempelajari tabel distribusi frekuensi data tunggal, di kelas 12 SMA/MA kalian akan mempelajari tabel distribusi frekuensi kumulatif data bagaimana cara membuat tabel distribusi frekuensi data berkelompok dari sebaran data statistik yang diberikan?Untuk menjawab pertanyaan diatas, perhatikan pembahasan contoh 1Dari data berikut, buatlah tabel distribusi frekuensi data kelompok45 50 55 60 65 70 75 46 50 55 60 66 71 76 47 51 56 60 67 73 77 48 51 57 60 68 74 78 49 52 57 61 68 79 52 62 69 53 58 63 64 53 59 63 54 59 63 64 54 64PembahasanLangkah-Langkah Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok1 Tentukan jangkauan/Range R R = Data max - data min = 79 - 45 = 34 2 Tentukan banyak kelas interval k Digunakan aturan STURGES yaitu k = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 50 = 1 + 3,3 1,699 = 1 + 5,6067 = 6,6067 73 Tentukan panjang kelas interval p 4 Tentukan batas bawah kelas interval pertama, biasanya diambil data terkecil. Usahakan titik tengah kelas berupa bilangan Tentukan frekuensi tiap kelas dengan menggunakan sistem turus. Maka dapat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi berikutContoh 2Buatlah tabel distribusi frekuensi dari data berikutPembahasanDiketahui Nilai minimal = 50Nilai maksimal = 96Banyak data = n = 40Langkah-langkah membuat tabel distribusi frekuensi data kelompok1 Menentukan rage Range = Nilai maksimal – nilai minimal = 96 – 50 = 462 Menentukan banyak kelas k = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 40 = 1 + 3,3 . 1,6 = 1 + 5,28 = 6,28 = 63 Menentukan panjang kelas Panjang kelas = Range/Banyak kelas = 46/6 = 7,66 = 84 Menyusun tabel distribusi frekuensi dengan sistem turus Baca Juga Cara Menghitung Nilai Rata-rata Mean Dari Data kelompokCara Menghitung Median Dari Data KelompokCara Menentukan Modus Dari Data KelompokCara Menentukan Kuartil Data KelompokCara Membuat HistogramCara Membuat PoligonCara membuat Tabel Distribusi Frekuensi KumulatifCara Membuat OgiveKuartil Data KelompokSimpangan KuartilSimpangan Rata-RataRagam dan Simpangan Baku Hal-hal yang harus dipahami dari tabel distribusi frekuensi data kelompokPerhatikan tabel distribusi frekuensi data berkelompok tabel diatas ada beberapa hal yang harus dipahami yaitu Banyak kelas interval kyaitu banyak baris kelas interval = 6Batas atas kelas interval yaitu data diujung kanan interval kelas interval. Batas atas kelas interval ke-1 = 25 Batas atas kelas interval ke-2 = 30 Batas atas kelas interval ke-3 = 35, dan seterusnyaBatas bawah kelas interval yaitu data diujung kiri interval kelas interval Batas bawah kelas interval ke-1 = 21 Batas bawah kelas interval ke-2 = 26 Batas bawah kelas interval ke-3 = 31, dan seterusnyaTepi bawah kelas interval = Batas bawah kelas interval - 0,5 Tepi bawah kelas interval ke-1 = 21 - 0,5 = 20,5 Tepi bawah kelas interval ke-2 = 26 - 0,5 = 25,5 Tepi bawah kelas interval ke-3 = 31 - 0,5 = 30,5, dan seterusnyaTepi atas kelas interval = Batas atas kelas inteval + 0,5 Tepi atas kelas interval ke-1 = 25 + 0,5 = 25,5 Tepi atas kelas interval ke-2 = 30 + 0,5 = 30,5 Tepi atas kelas interval ke-3 = 35 + 0,5 = 35,5. dan seterusnyaPanjang kelas interval p = Batas atas - batas bawah + 1 Panjang kelas interval = 25 - 21 +1 = 4+1 = 5Titik tengah kelas interval xi = Titik tengah kelas interval ke-1 = 21+25/2 = 46/2 = 23 Titik tengah kelas interval ke-2 = 26+30/2 = 56/2 = 28 dan seterusnya Contoh 3Perhatikan tabel distribusi frekuensi kelas interval dari tabel diatas adalah....A. 4B. 5C. 6D. 7E. 8PembahasanPanjang kelah bisa dihitung dari semua interval kelas dan hasilnya pasti sama. Misal akan dihitung dari kelas ke-1p = Batas atas kelas - batas bawah kelas + 1 = 31 - 25 +1 = 6 + 1 = 7Kunci Jawaban D Contoh 4Perhatikan tabel distribusi frekuensi berikut iniTepi atas kelas ke-2 dari tabel diatas adalah ....A. 59,5B. 59C. 58,5D. 55,5E. 55E. 62,5PembahasanTepi atas kelas ke-2 = Batas atas kelas ke-2 + 0,5 = 59 + 0,5 = 59,5Kunci Jawaban ADemikian pembahasan awal tentang tabel distribusi frekuensi data kelompok, selanjutnya akan kita bahas Cara membuat Histogram Data Kelompok. Daftar Isi Apa Itu Tabel Distribusi Frekuensi? Bagian-bagian Tabel Distribusi Frekuensi Teknik dan Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi 1. Mengurutkan Data 2. Menentukan Range 3. Menentukan Jumlah Kelas 4. Menentukan Panjang Interval Kelas 5. Menentukan Tepi Kelas 6. Menentukan Frekuensi Kelas Contoh Soal Distribusi Frekuensi - Di bangku kuliah telah dibahas bagaimana menyajikan data secara sederhana dalam bentuk visual. Penyajian data bertujuan untuk memberikan gambaran umum kepada konsumen tentang keadaan suatu peristiwa atau statistik yang tersedia bisa beragam bentuknya selain dalam bentuk tabel dan grafik. Data statistik bisa berupa kumpulan angka-angka dengan jumlah yang sangat banyak sehingga harus dikelompokkan ke dalam kelompok yang satu bentuk penyajian data yang dapat memberikan informasi yang berguna adalah distribusi frekuensi. Dengan distribusi frekuensi, seseorang bisa dengan mudah melihat bagaimana sekumpulan data dan bagaimana kira-kira model populasi dari data yang diperoleh. Simak penjelasan mengenai Distribusi Frekuensi dalam buku Statistika Deskriptif dalam Bidang Ekonomi dan Niaga bahwa distribusi frekuensi merupakan penyusunan data menurut besar kecilnya dalam beberapa kelas tertentu. Melalui distribusi frekuensi, data akan dikelompokkan ke dalam beberapa golongan dengan menerapkan aturan dengan buku Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi oleh Dergibson Siagian dan Sugiarto yang menjelaskan bahwa tabel distribusi frekuensi adalah susunan data dalam suatu tabel yang telah diklasifikasikan menurut kategori dua bentuk distribusi frekuensi menurut pembagian kelasnya, yaitu distribusi frekuensi kualitatif kategori dan distribusi frekuensi kuantitatif bilangan. Pada distribusi frekuensi kualitatif banyak digunakan untuk data berskala ukur Dodiet Aditya Setyawan dkk dalam Buku Ajar Statistika menjelaskan bahwa ,manfaat dari penyajian data dalam bentuk distribusi frekuensi adalah menyederhanakan teknik penyajian data sehingga menjadi lebih mudah untuk dibaca dan dipahami sebagai bahan Tabel Distribusi FrekuensiKelas Variabel suatu Kelas Membatasi kelas yang satu dengan kelas yang lain lower/upper class limits.Tepi Kelas Batas nyata Kelas Angka di tengah dari suatu kelas, fungsinya merepresentasikan nilai dalam data. Cara mencarinya cukup jumlahkan batas atas dan bawah kelas, lalu bagi Kelas Bagian pemisah kelas yang satu dengan kelas yang Kelas Jarak antara tepi atas dan bawah Kelas Banyak data yang termasuk ke dalam kelas dan Cara Membuat Tabel Distribusi FrekuensiDilansir dari laman Laboratorium Analisis Data dan Rekaya Kualitas Universitas Brawijaya, dalam menyusun sebuah distribusi frekuensi dilakukan beberapa langkah, yaitu1. Mengurutkan DataDalam memproses data, akan didapatkan banyak data acak yang nominalnya tersebar besarannya. Urutkan terlebih dahulu data acak tersebut dari data terkecil hingga Menentukan RangeRange atau jangkauan merupakan ukuran penyebaran data. Jangkauan adalah selisih nilai terbesar dan terkecil dari data. Jika jangkauannya merupakan angka yang besar, maka nilai-nilai dalam deret tersebut sangat tersebar; jika jangkauannya merupakan angka yang kecil, maka nilai-nilai dalam deret tersebut dekat satu sama Menentukan Jumlah KelasKelas-kelas adalah variabel dari suatu data acak. Rumusnyak = 1+3,3 log nKeterangank = jumlah kelasn = jumlah data4. Menentukan Panjang Interval KelasPanjang interval kelas atau luas kelas adalah jarak antara tepi atas dan tepi bawah kelas. Berikut merupakan rumus dalam menentukan panjang interval kelasC = R/kKeteranganC = lebar kelasR = rangek = jumlah kelasSehingga didapatkan interval kelas5. Menentukan Tepi KelasDalam menentukan tepi bawah dan tepi atas kelas, dilakukan dengan mengurangi 0,5 pada batas kelas bawah dan menambahkan 0,5 pada batas kelas Menentukan Frekuensi KelasFrekuensi kelas adalah banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu dari data Soal Distribusi Frekuensi18 11 18 29 12 23 15 16 23 16 42 4521 25 21 23 21 24 23 33 19 16 21 44 5 9 15 13 7 32 8 24 5 39 8 16 8 19 13 16 7 8 19 39 15 10 18 1510 12 17 27 9 18 18 16 11 19 24 2829 15 14 28 32 15 42 33 15 24Seorang direktur perusahaan yang bergerak dibidang retail memperoleh laporan penjualan beberapa outletnya, seperti data di atas. Berapa banyak outlet yang menjual produk di atas 20 unit? Berapa banyak yang hanya menjual di bawah 25 unit?CaraBuat interval-interval tertentu yang bisa mewakili setiap data yang ada. Misalnya saja dibuat interval 41 - 50, 51 - 60, 61 - 70, 71 - 80 dan seterusnya hingga semua nilai data bisa pencacahan terhadap setiap data untuk dimasukkan ke dalam interval-interval tersebut. Interval-interval yang dibentuk ini disebut sebagai kelas interval sedangkan jumlah data pada setiap interval disebut sebagai frekuensi L2 Tally Frekuensi5 - 10 ///// ///// // 1211 - 16 ///// ///// ///// ///// 2017 - 22 ///// ///// //// 1423 - 28 ///// ///// // 1229 - 34 ///// / 635 - 40 // 241 - 46 //// 4Jumlah 70Nah detikers, itulah tadi penjelasan mengenai tabel distribusi frekuensi. Apakah kamu sudah paham? Cobalah untuk selesaikan contoh latihan soal agar kamu semakin terbiasa. Semoga membantu! Simak Video "Pesona Wisata Sumenep Pantai, Sejarah, dan Tradisi" [GambasVideo 20detik] aau/fds